Mengetahui Jenis-Jenis Pajak Mobil yang Perlu Kamu Ketahui

Ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pemilik mobil, salah satu yang paling penting dan wajib hukumnya yaitu membayar pajak sesuai besaran yang telah ditentukan menurut tipe mobil masing-masing.

Ketentuan mengenai pajak mobil telah tersebut dalam UU RI No. 28 Tahun 2009, di mana pajak mobil termasuk pajak provinsi atau daerah sehingga setoran yang dibayar akan masuk sebagai pendapatan asli daerah.

Pertanyaannya kini, apa saja pajak mobil tersebut? Lalu bagaimana prosedur balik nama, cara mutasi mobil dan cara hitung biayanya?

Buat mengetahuinya, mari kita simak selengkapnya dalam pemaparan berikut ini!

Jenis-Jenis Pajak Mobil

Umumnya terdapat 2 istilah pajak mobil yang diketahui masyarakat selama ini. Lalu, bagaimana cara pembayarannya, berikut ulasannya untuk Anda!

Pajak mobil tahunan

Sesuai namanya, pajak mobil tahunan harus dibayar setiap setahun sekali apabila sudah masuk masa jatuh tempo pajak, Anda bisa memeriksanya di STNK. Membayar pajak tahunan menjadi kewajiban bagi pemilik mobil untuk menerima pengesahan dan perpanjangan masa berlaku STNK mobil.

Proses pembayaran pajak mobil juga sangat mudah, Anda hanya perlu mendatangi kantor Samsat secara langsung atau melalui online.

Saat ini telah tersedia fasilitas pembayaran online berupa pembayaran via e-commerce dan transfer bank yang memudahkan nasabah membayar pajak. Akan tetapi, untuk proses pengesahan STNK mobil Anda diharuskan mendatangi kantor Samsat secara langsung. Tidak perlu khawatir, prosesnya sangat cepat dan tidak perlu antri lho!

Beberapa persyaratan membayar pajak tahunan dan perpanjangan STNK ialah membawa KTP asli (sesuai nama pemilik mobil yang ada di STNK), STNK asli dan fotocopy (fc), BBKP asli dan uang pembayaran sesuai tagihan.

Pajak mobil 5 tahunan

Jika pajak tahunan mengharuskan pemilik mobil membayar kewajibannya setiap sekali setahun untuk memperpanjang STNK hanya dengan pemberian stempel, maka pajak mobil 5 tahunan berfungsi untuk memperbaharui plat mobil, memperpanjang STNK 5 tahunan sekaligus melakukan cek fisik kendaraan.

Biaya tagihan pajak biasanya juga bisa kamu lihat di STNK. Selain membayar pajak mobil, sebenarnya ada beberapa jenis pajak lainnya yang akan dikenakan pada pemilik mobil baik karena ketentuan pemerintah pusat maupun daerah. Biaya ini dibebankan bagi kamu pemilik mobil baru. Misalnya tagihan PPN, PPnBM, PKB, BPKB, BBNKB dan lainnya.

Masalah yang Paling Sering Muncul Saat Ingin Membayar Pajak Mobil

Mungkin hal ini jarang dirasakan oleh mereka yang membeli mobil baru karena proses balik nama sudah terjadi ketika proses pembelian mobil dari dealer, namun kerap menjadi masalah utama oleh pembeli mobil bekas yang ingin membayar pajak di mana mereka tidak melakukan proses mutasi dan balik nama karena satu dan lain hal.

Perlu diketahui, hal utama yang seharusnya Anda lakukan ketika membeli mobil bekas ialah melakukan proses balik nama dan mutasi secepatnya. Jika tidak, Anda akan dibuat ribet ketika pembayaran pajak mobil.

Tidak perlu khawatir, proses ini tidak membutuhkan biaya mahal, tidak ribet dan tidak memakan banyak waktu kok!

Prosedur balik nama mobil bekas

  • Persiapkan dokumen persyaratan berupa BPKB asli dan fc, KTP asli dan fc pemilik baru dan KTP fc pemilik lama, STNK asli dan fc, kwitansi pembelian mobil bermaterai, bukti cek fisik mobil yang dikeluarkan Samsat.
  • Siapkan dana biaya balik nama mobil dan datangi Samsat yang sesuai dengan BPKB lama.
  • Kemudian petugas Samsat akan melakukan cek fisik ulang, jangan lupa sediakan biayanya.
  • Isi formulir pendaftaran balik nama dan verifikasi pada petugas loket.
  • Jika dokumen sudah lengkap, lakukan pembayaran tagihan di loket.
  • Silahkan tunggu panggilan untuk menerima bukti pembayaran STNK baru (biasanya memakan waktu 2-5 hari kerja).
  • Saat pengambilan STNK baru, jangan lupa bawa bukti pembayarannya.

Cek biaya balik nama secara online

Pada dasarnya biaya balik nama dan mutasi untuk setiap provinsi berbeda-beda. Agar lebih  mudah, Anda bisa melakukan pengecekan melalui online (khusus bagi Anda yang ada di provinsi Jawa Barat), berikut langkahnya:

  • Kunjungi laman https://bapenda.jabarprov.go.id
  • Klik menu Samsat di bagian atas
  • Klik submenu info pajak kendaraan
  • Masukkan data nomor plat mobil dan warnanya
  • Masukkan kode pengaman
  • Klik tombol cari
  • Selesai, tagihan pajak mobil akan ditampilkan.
5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.